Buka LTF 2026, Joune Ganda Tegaskan Likupang Harus Jadi Mesin Ekonomi Pariwisata

Suluttimes.com, MINUT – Bupati Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., didampingi Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, S.H., M.H., serta Ketua TP PKK Minahasa Utara, Rizya Ganda Davega secara resmi membuka Likupang Tourism Festival (LTF) 2026 di kawasan Pantai Paal, Likupang, Jumat (21/8/2026).

Tampak hadir pula Ketua Panitia LTF 2026, Samuel Ray Dondokambey, Anggota DPD RI Adriana Dondokambey, Ketua DPRD Minut Vonny A. Rumimpunu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian  Hukum Sulawesi Utara Hendrik Pagiling, S.H., M.H., Forkopimda,Sekretaris Daerah Minahasa Utara Ir. Novly Wowiling, MSi, bersama jajaran pejabat Pemkab Minut serta sejumlah undangan lainnya.

Event unggulan ini menghadirkan beragam agenda menarik, mulai dari perlombaan, pertunjukan seni budaya, hingga bazar UMKM untuk mempromosikan potensi pariwisata Bumi Tonsea sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Peresmian acara ditandai secara simbolis melalui pemukulan alat musik tradisional kolintang oleh Bupati Joune Ganda, yang didampingi oleh Wakil Bupati Minut Kevin William Lotulung dan Sekretaris Daerah Ir. Novly Wowiling.

Suasana pembukaan langsung meriah dengan berbagai atraksi seni dan budaya daerah, antara lain:
• Parade Kostum Bahari: Menampilkan kreativitas bertema pesisir dan kelautan.
• Tarian Kabasaran & Tarian Lansia: Pertunjukan seni tari tradisional yang memukau para pengunjung.
• Atraksi Kolintang: Seni musik khas Sulawesi Utara yang mengiringi jalannya acara.
• Bazar & Stan UMKM: Pameran produk lokal binaan pemerintah Minahasa Utara.
• Pacuan Roda sapi pacu.

Baca Juga  Kapolresta Manado Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-95: “Bersama Majukan Indonesia

Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Utara, Hendrik Ruben Tendean, hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, untuk membacakan sambutan tertulis. Dalam pesannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan LTF. “Pengembangan Likupang bukan sekadar menjadikan kawasan ini sebagai tujuan wisata, melainkan sebuah amanah yang harus dikelola secara baik dan berkelanjutan agar memberikan dampak serta manfaat besar bagi masyarakat setempat,” puji Gubernur Yulius Selvanus.

Dalam sambutannya, Joune menegaskan bahwa festival tahunan tersebut harus mampu bertransformasi menjadi penggerak utama pariwisata sekaligus perekonomian daerah, bukan sekadar kegiatan seremonial yang berakhir setelah acara selesai.

“Likupang Tourism Festival harus menjadi mesin ekonomi, bukan hanya festival yang meriah saat berlangsung,” tegas Joune di hadapan ribuan pengunjung yang memadati kawasan Pantai Paal.

Baca Juga  Pangdam XIII/Merdeka Tutup TMMD ke-119 di Pahuwato Gorontalo

Pembukaan LTF 2026 berlangsung meriah dan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam memperkuat posisi Likupang sebagai destinasi wisata unggulan berkelas internasional.

Joune mengatakan, penyelenggaraan LTF merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk memperluas promosi Likupang hingga ke pasar pariwisata global.
“Keberadaan LTF adalah bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk memperkuat posisi Likupang sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menembus pasar internasional,” ujarnya.

Menurut Joune, keindahan alam, karakter kawasan pesisir, serta keramahan masyarakat merupakan modal penting yang harus terus dipelihara. Ketiga aspek tersebut dinilai dapat menjadi daya tarik yang membedakan Likupang dari destinasi wisata lainnya.

Joune mengungkapkan, LTF merupakan agenda yang terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kementerian Pariwisata.

Dengan konsep tersebut, LTF diharapkan tidak hanya meningkatkan popularitas destinasi, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat yang berada di sekitar kawasan wisata.

Baca Juga  Ahli Waris Karel Takumansang Minta Polda Sulut Seriusi Usut Dugaan Salah Satu ahli waris keluarga

Selain mengandalkan panorama alam, LTF 2026 juga diarahkan menjadi panggung untuk memperkenalkan budaya serta kearifan lokal Minahasa Utara.
Joune menilai tradisi, seni, dan berbagai potensi lokal perlu dikemas menjadi atraksi wisata yang menarik, namun tetap mempertahankan identitas daerah.

“Kita mengangkat kearifan lokal kita untuk menjadi memori terindah bagi para pengunjung,” ujarnya.
Menurutnya, kearifan lokal bukan sekadar identitas budaya, tetapi juga merupakan aset ekonomi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Karena itu, pembangunan sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dengan demikian, Likupang Tourism Festival diharapkan tidak berhenti sebagai pesta pariwisata tahunan. Festival tersebut diarahkan menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk membawa nama Likupang semakin dikenal hingga ke tingkat dunia.

LTF 2026 berlangsung hingga Minggu (23/8/2026). Festival ini diharapkan mampu menarik ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Likupang.(dw/st)

(Visited 4 times, 4 visits today)

Komentar