Inovasi Si Perintis Minut, 1.000 Ayam Petelur Disalurkan ke Delapan Desa Rawan Pangan

Suluttimes.com, MINUT – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Salah satu langkah yang kini digulirkan adalah pemberdayaan kelompok tani melalui bantuan 1.000 ekor ayam petelur lengkap dengan pakan, yang diperuntukkan bagi masyarakat di delapan desa kategori rawan pangan.

Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis di Balai Desa Tiwoho, Kecamatan Wori, Jumat (6/11/2026). Program ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Kepala Dinas Pangan Minahasa Utara, Asriyadi Lalompoh, SSTP, MAP, menyerahkan langsung bantuan tersebut mewakili Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., MAP, M.M., M.Si. Kegiatan turut dihadiri Camat Wori, Octavianus Mayuntu, SSTP, MAP, jajaran pemerintah desa serta perwakilan kelompok tani penerima manfaat.

Baca Juga  Operasi Ketupat 2026 Mulai Berjalan Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Teknologi

Adapun delapan desa yang menjadi sasaran program tersebut meliputi Desa Tatampi, Tangkasi, Lihunu, Darunu, Kahuku, Libas, Tambun, dan Talise.

Sebelum penyerahan bantuan, para penerima terlebih dahulu mendapatkan sosialisasi dan pembekalan teknis dari widyaiswara terkait tata cara pemeliharaan ayam petelur, pengelolaan kandang hingga manajemen pemberian pakan. Pembekalan ini bertujuan agar bantuan yang diberikan dapat dikelola secara optimal dan menghasilkan produksi telur secara berkelanjutan.

Asriyadi Lalompoh mengatakan, program tersebut merupakan salah satu langkah inovatif Pemkab Minut dalam memperkuat ketersediaan pangan, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan pangan.

Menurutnya, bantuan ayam petelur tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi program kerja Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Resmob Polda Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

“Program ini adalah inovasi dalam rangka menjaga kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak ataupun dikategorikan rawan pangan, sekaligus merupakan perwujudan program bupati dan wakil bupati, Dr. Joune Ganda dan Kevin William Lotulung untuk masyarakat Minut. Kami mengharapkan program ini dapat berkelanjutan dan dikembangkan oleh warga penerima yang tergabung dalam kelompok-kelompok tani di delapan desa penerima,” ujar Asriyadi.

Ia menjelaskan, terdapat dua manfaat utama yang ingin dicapai melalui program tersebut, yakni mendorong kemandirian pangan masyarakat dan mendukung upaya pencegahan stunting melalui peningkatan konsumsi protein hewani.

Selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, telur yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat dipasarkan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, kelompok tani tidak hanya memperoleh manfaat dari sisi pemenuhan pangan, tetapi juga berpeluang menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi anggotanya.

Baca Juga  Kapolres Bitung Ungkap 3 Kasus Sekaligus Dalam Konferensi Pers Awal Tahun 2023

Program ini juga menjadi bagian dari strategi Dinas Pangan Minut dalam mendukung percepatan penanganan wilayah rawan pangan melalui inovasi Si Perintis Minut. Inovasi tersebut dirancang untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani persoalan kerawanan pangan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Untuk memastikan program berjalan sesuai harapan, Dinas Pangan Minut berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, termasuk memberikan pendampingan teknis melalui petugas penyuluh di lapangan.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Minut berharap bantuan 1.000 ayam petelur dapat berkembang menjadi usaha produktif berbasis kelompok tani, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas gizi keluarga, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di delapan desa penerima.(dw/st)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar