Suluttimes.com, MINUT – Kehadiran ribuan warga lanjut usia (lansia) dari berbagai wilayah pelayanan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menjadi momentum istimewa bagi Kabupaten Minahasa Utara. Melalui ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM, para orang tua diajak untuk terus mensyukuri anugerah kehidupan dan tetap bersemangat dalam pelayanan.
Ibadah syukur dipimpin langsung Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th. Kegiatan akbar ini dihadiri Bupati Minahasa Utara Dr. Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin William Lotulung, S.H., M.H., Ketua Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM Dra. Adriana Dondokambey, M.M., serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
Turut hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara Dr. Franky Alexander Tintingon, S.STP., M.Si., unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Minahasa Utara, mantan Wakil Gubernur Sulawesi Utara periode 2010–2015 Dr. Djouhari Kansil, M.Pd., bersama istri, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara Ir. Novly Geret Wowiling, para pengurus Lansia Sinode, rayon, wilayah dan jemaat, pendeta, vikaris, pelayan khusus, serta seluruh peserta dari berbagai daerah.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Minahasa Utara, Jumat (6/11/2026), berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan. Ribuan oma dan opa memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti ibadah syukur sekaligus merayakan dua dekade perjalanan pelayanan lansia Sinode GMIM.
Dalam sambutannya, Joune menegaskan bahwa mencapai usia lanjut merupakan anugerah Tuhan yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, para lansia patut memandang usia senja sebagai berkat yang harus disyukuri.
“Torang (kita) ini belum tentu bisa jadi tua, tapi oma-oma dan opa-opa yang ada sekarang ini sudah jelas-jelas lansia. Kehidupan ini Tuhan yang atur, dan berada pada posisi lansia saat ini adalah berkat yang luar biasa,” ungkap Joune.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup bersahabat. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi hal yang patut disyukuri mengingat sehari sebelumnya Minahasa Utara sempat dilanda hujan deras.
“Kemarin hujan deras sekali. Kami sempat berpikir, Tuhan membuat iklim seperti ini supaya oma-oma dan opa-opa tidak kepanasan. Dari teduh hingga rintik-rintik kecil, ini tanda Tuhan sayang. Walau ada gerimis sedikit, semua tetap berjalan baik,” tuturnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama panitia telah mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan, termasuk fasilitas pendukung dan konsumsi, guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.
Pada kesempatan itu, Bupati Joune juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Hein Arina, Th.M., melalui perwakilan yang hadir, serta Ketua Komisi Pelayanan Lansia Sinode GMIM, Dra. Adriana Dondokambey, M.Si., atas kepercayaan menjadikan Minahasa Utara sebagai lokasi pelaksanaan perayaan tersebut.
Lebih jauh, Joune menyebut kehadiran ribuan lansia GMIM bukan hanya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah, tetapi juga membawa berkat tersendiri bagi masyarakat Minahasa Utara.
Ia bahkan menghubungkan berbagai perkembangan pembangunan daerah, termasuk meningkatnya investasi dan hadirnya fasilitas modern seperti tiga hotel berbintang lima, dengan berkat Tuhan yang tidak terlepas dari doa dan dukungan masyarakat, khususnya para orang tua.
“Ini semua tentu bagian dari berkat yang kami terima berkat doa dari oma, opa, ibu, dan bapak sekalian,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-20 Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan antarlansia dari berbagai wilayah pelayanan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap para orang tua yang hingga usia senja tetap mengambil bagian aktif dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati Joune Ganda mengajak seluruh anggota kelompok pelayanan lansia agar tidak kehilangan semangat dalam menjalani kehidupan dan terus melayani Tuhan. Ia menegaskan, keterbatasan fisik karena faktor usia bukan penghalang untuk tetap memuliakan nama Tuhan.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-20 untuk Kelompok Pelayanan Lansia Sinode GMIM. Biarpun suara mungkin sudah terbatas saat memuji Tuhan, tapi Tuhan melihat hati yang penuh semangat untuk memuji dan membesarkan nama-Nya,” tuturnya.(dw/st)

























Komentar