SIMON MANTIRI JALANKAN ARAHAN PRESIDEN PRABOWO, PROGRAM ASRI DIDORONG LEWAT PEMANFAATAN LIMBAH

Suluttimes.com, MINSEL – Arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri untuk mendorong pelaksanaan Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) mulai diwujudkan melalui berbagai langkah konkret di sektor lingkungan.

Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan tertata di berbagai daerah. Program ASRI sebelumnya mengemuka dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul pada Februari 2026.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Simon Mantiri mendorong sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pembenahan lingkungan. Di antaranya penanaman pohon, pembersihan sungai, serta pengelolaan sampah dengan prinsip reduce, reuse, recycle (3R).

Tak hanya mengurangi sampah, gerakan ini juga diarahkan pada pemanfaatan limbah agar dapat diolah menjadi sumber energi maupun material yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Baca Juga  Pimpinan Bawaslu Minut Gunakan Hak Pilih Dalam Pilkada Serentak 2020

Salah satu bentuk pengembangan Program ASRI yakni program gentengisasi, berupa upaya mengganti atap rumah yang masih menggunakan seng dan asbes dengan genteng berbahan tanah liat maupun material alternatif lainnya.

Penggunaan genteng tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya hunian yang lebih sehat, nyaman, dan tertata. Konsep itu kemudian dikembangkan dengan membuka peluang penggunaan material yang berasal dari hasil pengolahan limbah industri.

Dalam rangka melihat potensi tersebut secara langsung, Simon Aloysius Mantiri bersama tim melakukan kunjungan kerja ke PLTU Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Kunjungan itu salah satunya untuk meninjau pemanfaatan fly ash and bottom ash (FABA), material sisa dari proses pembakaran batu bara.

Di PLTU Amurang, PT PLN (Persero) telah mengolah FABA menjadi berbagai material yang dapat dimanfaatkan kembali. Material tersebut antara lain digunakan sebagai bahan baku semen, batako, paving block, hingga material pengeras jalan.

Baca Juga  DPD NasDem Minahasa Siap Dukung VAP

Pemanfaatan FABA menjadi bagian dari upaya mengelola limbah industri agar tidak sekadar menjadi sisa produksi, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memberikan manfaat lebih luas.

Pengembangan pemanfaatan FABA juga dilakukan melalui sinergi lintas lembaga. Bersama Danantara dan sejumlah BUMN lainnya, fly ash akan dikembangkan sebagai salah satu bahan pencampur dalam pembuatan genteng.

Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Program ASRI sekaligus menciptakan pemanfaatan limbah yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi antara Pertamina, PLN, Danantara, serta BUMN lainnya menjadi bagian dari kolaborasi dalam mendukung agenda lingkungan pemerintah melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.

Dalam kunjungan ke PLTU Amurang, Simon Mantiri turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran PLN dan tim PLTU Amurang atas penerimaan dan penyambutan selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga  JG - KWL Serahkan Bantuan P2L Kementrian Pertanian

“Terima kasih Dirut PLN dan tim PLTU Amurang atas penyambutannya yang luar biasa,” ungkap Simon Mantiri.

Pemanfaatan FABA menjadi berbagai produk bernilai guna menunjukkan adanya peluang untuk mengembangkan limbah industri sebagai bagian dari solusi lingkungan sekaligus mendukung kebutuhan pembangunan.

Melalui kolaborasi lintas BUMN dan pengembangan teknologi pengolahan limbah, pelaksanaan Program ASRI diharapkan semakin kuat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah sebagaimana arah Program ASRI.(dw/st)

(Visited 6 times, 6 visits today)

Posting Terkait

Baca Juga

Komentar